30.7 C
Jakarta
Tuesday, October 19, 2021

Prof Oemar Seno Adji

(1915-1984)

SEKILAS TENTANG LATAR BELAKANG PROF. OEMAR SENO ADJI

Prof. Oemar Seno Adji atau yang akrab dipanggil Seno, lahir di Surakarta, 5 Desember 1915.

Beliau lahir dari keluarga priayi. Ayahnya merupakan Bupati di Keraton Mangkunegara Solo.

Prof. Seno menempuh gelar sarjananya di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) tahun 1949.

ENSIKLOPEDI HUKUM INDONESIA

Berbagai karya tulis dan pandangannya dijadikam sebagai referensi penting dan panutan oleh para insan hukum, baik para penegak hukum, maupun cendikiawan dan mahasiswa.

Tulisan-tulisannya mengenai Aspek-Aspek Hukum Pers, Massmedia dan Hukum, dan
Hukum (Acara) Pidana dalam Prospeksi, pada umumnya banyak disiarkan dalam bentuk penerbitan dan makalah dalam berbagai seminar.

PERJALANAN KARIR PROF. OEMAR SENO ADJ

• Pegawai Departemen Kehakiman (1942-1950)
• Jaksa Agung Muda (1950-1959)
• Dosen dan Guru Besar Fakultas Hukum UI (1959)
• Dekan Fakultas Hukum UI (1966-1968)
• Menteri Kehakiman Republik Indonesia (1966-1974)
• Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia (1974-1982)
• Rektor Universitas Krisnadwipayana (1981-1984)

Bidang hukum bukanlah minat awal dari Seno kecil. Seno bercita-cita memperdalam
Sastra Timur. Saat itu sekolah seperti itu belum ada di tanah air. Akhirnya, ia hijrah ke Jakarta dan masuk Rechtshogeschool.

Barulah ketika Seno bekerja di Departemen Kehakiman, ia tertarik dan berniat
mendalami hukum. Ia sadar, ternyata bidang hukum tidak sekadar mempelajari undang-undang, tetapi juga mencakup berbagai bidang seperti yurisprudensi dan hukum-hukum yang tidak tertulis yang mempunyai tanggung jawab yang kuat.

Seno dianugerahi penghargaan dari Filipina, yaitu sebagai The Maginoo of The Order of Sikatuna.

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles